Desa Mantak Raya Gelar Halal Bihalal Idul Fitri Adalah Momen Kebersamaan Dengan Masyarakat
PIDIE ( Wartanad.id) – Momen Hari Raya Idhul Fitri yang berlangsung di desa Mantak Raya Kecamatan Simpang Tiga kabupaten Pidie, Momen ini dijadikan sebagai sarana berkumpul di Musholla Mantak Raya.
“Kegiatan ini keutamaannya adalah ajang Silaturahmi untuk terus membangun persatuan dan kesatuan antar warga yang harus terus dijaga, khususnya warga desa Mantak Raya dan sekitarnya”, hal tersebut disampaikan Mirza Zainudin selaku kepala desa Mantak Raya saat acara berlangsung, Rabu (2/4/2025).
“Ada beberapa hal yang mendasari dari acara hari ini, Panitia Mushola Mantak Raya bekerjasama dengan masyarakat, dan akhirnya terjadilah kegiatan keakraban seperti ini”, ujar Mirza.
Sejatinya momen-momen yang satu ini memang harus tetap dilestarikan, “ini momen masa lalu waktu saya kecil, bisa makan bersama-sama sehabis sholat Idul Fitri” Hal itu untuk mengembalikan kenangan lama di lingkungan pedesaan yang dulu sempat populer waktu saya kecil, dan itu sudah lama sekali kurang lebih 50 atau 60 tahun yang lampau.
Mirza juga kembali menyatakan bahwa “Acara Ini adalah tradisi dan kenangan lama yang kita kenalkan kembali kepada generasi muda sekarang, agar nanti kedepannya bisa tahu bahwa setelah Idul fitri di desa Mantak Raya ada acara seremoni kebersamaan untuk seluruh warga dari mulai anak anak, remaja, dewasa, bapak, Ibu ibu bahkan bahkan sampai kakek dan nenek bisa bergabung dalam acara sepesial ini”, tambahnya.
Sebab kalau melihat trend yang ada, anak anak sekarang setelah sholat Id, biasanya malah banyak langsung keluar rumah ke sana kemari, tapi alhamdulillah hari ini untuk warga Mantak Raya bisa berkumpul difokuskan semua dalam jalinan keakraban di mushollah Mantak Raya
Kita berkumpul mendapatkan informasi dan sambutan sambutan dari Panitia Musholla, tokoh pemuda dan juga ketua pemuda, lalu kita bersalam salaman untuk bermaaf maafan lalu kita makan bareng hidangan makanan dalam kebersamaan.
Acara ini sebagai bentuk rasa syukur dan tanda terima kasih karena kami bisa melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh dan bisa turut meramaikan musholla di waktu bulan puasa.
“Acara seperti ini momen yang sudah langka, tentu harus dipertahankan untuk kelestariannya sampai masa masa yang akan datang, agar generasi kita bisa membangun kerukunan dari lingkungan terdekatnya”, pungkas Mirza
“Atas kesadaran dan swadaya, hari ini kita berkumpul dan menyiapkan hidangan dengan kesadaran serta sukarela, ini adalah bentuk Silaturahmi yang nyata, bahwa kita masih mau untuk bersama sama saling menjalin hubungan tanpa ada ada sekat, “Berdiri sama tinggi, Duduk sama rendah”, inilah budaya dasar ketimuran yang menjadi kekayaan khasanah di lingkungan kita”, kata Mirza.
Ditambahkan oleh salah satu tokoh pemuda setempat Rafsanjani, bahwa inilah momen keakraban, bagaimana kita bisa berkumpul menyatakan satu rasa dan saling bermaaf maafan.
“Dan tidak ketinggalan, kita semua bisa menikmati hidangan dari langit, karena hidangan ini ada dan dibawa oleh masing masing warga dengan cara swadaya dan kita menikmatinya bersama, tentu hidangan ini seperti hidangan dari langit”, terang Rafsanjani
Ini bagian dari Nguri uri tradisi Idul Fitri:
-Pagi tadi kita Shalat berjamaah.
-Makan dan berbincang dengan teman dan keluarga.
-Bagi warga Mantak Raya yang bekerja di luar kota Pulang kampung atau mudik, dan kita berkumpul bersama disini di halaman Mushollah Mantak Raya
-Dan yang paling penting Saling meminta maaf dan memaafkan dengan tetap menjaga suasana yang rukun aman dan damai.
“Dan kewajiban kita mengeluarkan zakat fitrah sebagai bentuk rasa syukur dan berbagi kepada sesama”, pungkas Rafsanjani
“Kami Segenap Warga Mantak Raya Beserta Jamaah Musholla Mantak Raya, Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H , Minal Aidin Wal Faizin. Mohon Maaf Lahir Dan Batin. Semoga Silaturahmi Kita Semakin Erat”. (Rafsanjani).